podomoro89 podomoro89 podomoro89 podomoro89 podomoro89 podomoro89 slot gacor Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Tabrakan dengan Truk BBM Tewaskan 16 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Tabrakan dengan Truk BBM Tewaskan 16 Orang

 

Lubuklinggau – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, setelah sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bertabrakan dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM). Insiden yang terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tersebut berujung pada kebakaran hebat dan menelan korban jiwa dalam jumlah besar.

Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, bus ALS yang membawa sejumlah penumpang tengah melaju dari arah Lubuklinggau menuju wilayah Jambi.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah truk tangki BBM yang diawaki dua orang. Setibanya di lokasi kejadian, diduga bus ALS berpindah ke jalur kanan. Manuver tersebut diduga dilakukan pengemudi untuk menghindari kerusakan jalan berupa lubang, namun justru menyebabkan tabrakan frontal dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, menjelaskan bahwa benturan antara kedua kendaraan terjadi dengan sangat keras sehingga langsung memicu kebakaran. Api dengan cepat membesar dan melahap kedua kendaraan, sehingga menyulitkan proses penyelamatan korban di lokasi kejadian.

Diduga bus keluar dari lajurnya saat menghindari lubang di jalan dan masuk ke jalur berlawanan, sehingga terjadi tabrakan frontal dengan truk tangki BBM yang kemudian memicu kebakaran hebat. ujar Iin.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 16 orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Seluruh korban tewas mengalami luka bakar serius karena kobaran api yang tidak dapat segera dikendalikan.

Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M. Karim, menyampaikan bahwa seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Aisyah di Kota Lubuklinggau. Hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, proses evakuasi telah selesai dilakukan dan jenazah korban ditempatkan di fasilitas rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Ia menambahkan, tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumsel dijadwalkan turun ke lokasi untuk membantu proses identifikasi korban. Proses ini dinilai penting mengingat kondisi jenazah yang sulit dikenali akibat terbakar.

Menurutnya, tim Labfor akan datang pada hari berikutnya guna melaksanakan identifikasi lengkap, sedangkan seluruh jenazah masih disemayamkan di RS Siti Aisyah Lubuklinggau.

Selain korban meninggal dunia, terdapat pula korban selamat dalam kejadian tersebut. Polisi mencatat sedikitnya empat penumpang bus ALS berhasil selamat, meskipun sebagian besar mengalami luka serius. Tiga orang di antaranya menderita luka bakar berat dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Dari total korban jiwa, 14 orang merupakan penumpang bus ALS dan dua orang lainnya merupakan awak truk tangki BBM. Hingga kini, baru lima korban yang berhasil diidentifikasi, yakni sopir bus ALS bernama Alif, dua penumpang bus masing-masing bernama M. Fadli dan Saf, serta sopir truk tangki bernama Yanto dan kernetnya Martini.

Sementara itu, identitas korban lainnya masih dalam proses penelusuran. Kepolisian akan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan melibatkan tim forensik guna memastikan identitas para korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. Identitas korban lainnya akan diumumkan setelah proses identifikasi selesai dilakukan,” jelas Karim.

Berdasarkan keterangan awal dari salah satu kernet bus yang selamat, kendaraan sempat oleng ke arah kanan sebelum akhirnya masuk ke jalur berlawanan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa pengemudi berupaya menghindari lubang di jalan, yang kemudian berujung pada kecelakaan fatal tersebut.

Pasca kejadian, kedua kendaraan yang terlibat telah dievakuasi dari badan jalan guna menghindari kemacetan panjang. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa arus lalu lintas di lokasi kejadian kini telah kembali normal.

Meski demikian, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan. Polisi juga akan menelusuri faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap insiden tersebut, termasuk kondisi kendaraan, faktor manusia, serta kelayakan infrastruktur jalan di lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur padat seperti Jalan Lintas Sumatera yang kerap dilalui kendaraan berat dan angkutan umum.

Berita Menarik Lainnya : 
Investigasi Kecelakaan Bus ALS, Polisi Amankan Tabung Gas dan 2 Motor

Lima Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara Berhasil Diidentifikasi


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama