podomoro89 podomoro89 podomoro89 podomoro89 podomoro89 podomoro89 slot gacor Investigasi Kecelakaan Bus ALS, Polisi Amankan Tabung Gas dan 2 Motor

Investigasi Kecelakaan Bus ALS, Polisi Amankan Tabung Gas dan 2 Motor

 

Jakarta – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus ALS dan truk tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya. Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas akibat kejadian tersebut.

Dalam kegiatan olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan angkutan penumpang umum. Di antaranya berupa tabung gas, dua unit sepeda motor, serta sejumlah perabot seperti kursi dan dipan kayu. Selain itu, ditemukan pula peralatan mesin sepeda motor. Temuan tersebut saat ini masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut dan memastikan penanganan dilakukan secara optimal oleh seluruh unsur terkait.

Ia menyatakan bahwa jajaran kepolisian, termasuk Polres Musi Rawas Utara, Polda Sumsel, rumah sakit Bhayangkara, serta Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, bekerja secara terpadu dalam proses evakuasi dan identifikasi korban.

Proses identifikasi korban menjadi prioritas utama melalui operasi DVI guna memastikan keakuratan data korban secara ilmiah. Sebanyak 16 kantong jenazah yang sebelumnya dievakuasi ke RSUD Lubuk Linggau telah dipindahkan ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk pemeriksaan lanjutan.

Tim DVI tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri, Komisaris Besar Polisi dr. Wahyu Hidajati, bersama tim forensik.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Rupit diduga mengambil jalur berlawanan saat menghindari kondisi jalan yang berlubang. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tangki milik PT Seleraya, sehingga terjadi tabrakan frontal.

Benturan tersebut memicu ledakan dan kebakaran hebat. Akibat kejadian itu, sebanyak 16 orang meninggal dunia, terdiri atas 14 penumpang bus dan dua awak truk tangki. Selain itu, tiga orang mengalami luka bakar berat dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Rupit.

Satu orang kenek bus yang mengalami luka ringan saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Musi Rawas Utara guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga menaruh perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Dugaan adanya kerusakan jalan yang menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan akan ditelusuri bersama instansi terkait.

Polda Sumsel menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan, termasuk aspek kelayakan kendaraan, muatan, serta faktor manusia dan lingkungan.

Berita Menarik Lainnya : 

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Tabrakan dengan Truk BBM Tewaskan 16 Orang

Lima Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara Berhasil Diidentifikasi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama