Jakarta Timur kini menjadi sorotan. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil SUV Mitsubishi Pajero berwarna hitam, sementara pengemudinya hingga saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Raya Kalimalang, kawasan Duren Sawit. Korban berinisial KA (62) diketahui tengah menjalankan aktivitasnya sebagai pedagang buah dengan mendorong gerobak saat kejadian berlangsung.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban saat itu sedang menyeberangi jalan dari sisi utara ke selatan. Di waktu bersamaan, sebuah kendaraan melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan cukup tinggi. Diduga pengemudi tidak sempat menghindar hingga akhirnya terjadi benturan.
Akibat kejadian tersebut, korban terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka yang cukup parah. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan, sementara arus kendaraan sempat tersendat akibat insiden tersebut.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi di sekitar Halte Agraria, Duren Sawit. Ia menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat telah teridentifikasi sebagai Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi tertentu, namun identitas pengemudi masih dalam penyelidikan.
Sejumlah saksi menyebutkan bahwa kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak korban yang sedang menyeberang. Hal ini menjadi salah satu fokus penyelidikan pihak kepolisian.
Yang menjadi perhatian, pengemudi kendaraan tidak menghentikan laju mobilnya setelah kejadian. Ia justru meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan kepada korban, sehingga kasus ini dikategorikan sebagai tabrak lari.
Saat ini, polisi terus melakukan penelusuran untuk mengungkap identitas pelaku. Upaya yang dilakukan meliputi pemeriksaan saksi-saksi serta penelusuran rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada pengemudi yang terlibat agar segera menyerahkan diri. Tindakan kooperatif dinilai dapat menjadi pertimbangan dalam proses hukum selanjutnya.
Di sisi lain, kondisi korban dilaporkan cukup serius. Ia mengalami sejumlah luka, termasuk luka robek di bagian kepala, patah pada ibu jari tangan kanan, serta memar dan lecet di area wajah.
Korban kemudian dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, ia masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tenaga medis.
Peristiwa ini juga sempat viral di media sosial setelah video rekaman kejadian beredar luas. Dalam video tersebut, terlihat situasi di lokasi sebelum dan sesudah kecelakaan terjadi.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara dan tanggung jawab di jalan raya. Tindakan meninggalkan korban setelah kecelakaan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat memperburuk kondisi korban.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Kepolisian berkomitmen untuk mengungkap identitas pelaku dan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Berita Menarik Lainnya : Pria di Tasik Lukai 9 Karyawan Konveksi dengan Air Keras, Polisi Bertindak